Alamat Jl. Universitas No. 9A Kampus USU, Medan 20155 Tel Komting : +0812 6295 7743 Fax : +62 61 8222129 Email : ilkom@usu.ac.id

Selasa, 28 Februari 2017

4 Cara Mempercepat Shutdown Windows 7 dan 10 Anda


Entah apa sebabnya, mungkin Windows 7 Anda membutuhkan waktu shutdown yang cukup lama. Padahal, mungkin saja Anda sedang menggunakan laptop dan butuh shutdown cepat karena harus segera mengemasi laptop. Jika masalah seperti itu yang Anda hadapi, berikut cara mempercepat shutdown Windows 7 Anda.
Perhatian! Tutorial ini membutuhkan tweaking registry. Tweaking registry yang sembrono bisa mengakibatkan Windows Anda tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin harus install ulang. Sebelum melakukan tutorial ini sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Ini registry, berhati-hatilah.
1. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan service
Saat Anda memerintahkan shutdown, Windows akan mematikan semua service yang sedang berjalan. Namun demikian, ada kalanya sebuah service tidak dapat segera dimatikan. Jika demikian, Windows akan menunggu beberapa saat sebelum mematikan paksa servis tersebut. Nahh… Untuk mempercepat shutdown windows 7 Anda, kurangi saja waktu tunggu tersebut. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

  • Carilah bagian WaitToKillServiceTimeout. Klik kanan, pilih “modify”.
  • Nilai defaultnya adalah 12000 atau 15000 ini artinya 12 atau 15 detik. Ganti saja sesuka Anda. Saya sendiri menggantinya menjadi 2000 (2 detik).
  • Klik “OK”
2. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan aplikasi
Pada saat shutdown, Windows juga akan mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Sama seperti service, terkadang ada juga aplikasi yang ‘bandel’ sehingga memaksa Windows untuk menunggu. Untuk mempercepat shutdown Windows 7 Anda, buatlah Windows 7 Anda menjadi ‘tidak sabaran’, kurangi waktu tunggunya. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  • Cari entri dengan nama WaitToKillAppTimeout. Klik kanan, pilih “modify”
  • Nilai defaultnya 20000. Ubahlah menjadi lebih singkat. Saya sendiri mengubahnya jadi 2000.
  • Klik “OK”
Catatan: jika entri WaitToKillAppTimeout tidak ada, buatlah sendiri. Caranya, klik kanan. New -> String Value. Isi dengan 2000 atau terserah Anda.

3. Membuat shortcut shutdown
Biasanya, untuk shutdown Anda harus klik tombol “Start” dan klik “Shutdown”. Untuk mempercepat proses klik klik ini, buat saja shortcut shutdown di desktop. Jadi setiap kali Anda ingin shutdown, double click saja shortcut tersebut. Hanya saja, peringatan saya, jangan sampai Anda salah klik shortcut ini. Bisa-bisa ketika Anda sedang bekerja, tidak sengaja klik shortcut shutdown, komputer Anda langsung shutdown tanpa menyimpan pekerjaan Anda.
Cara membuat shortcut shutdown:
  • Klik kanan di desktop. Pilih “New”. Pilih “Shortcut”.
  • Isi dengan perintah “shutdown.exe -s -t 00 -f”
  • Klik next, finish. Selesai.





4. Windows Boot Perfomance Diagnostic
Untuk melakukan trik ini, Anda harus mengakses group policy. Namun group policy ini tidak ada pada Windows 7 Starter dan Home Edition. (Untuk mengetahui versi Windows Anda, baca artikel ini). Langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketik “gpedit.msc”. Enter
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke bagian “Computer configuration” -> “Administrative Template” -> “Systems” -> “Troubleshooting and Diagnostic” -> “Windows Boot Performance Diagnostic”
  • Double klik “Configure Scenario Execution Level”. Pilih “Enable”.

  • Pada “Scenario Execution Level”, klik tanda panah ke bawah. Pilih “Detection Troubleshooting and Resolution”.

  • Klik “OK”. Selesai. Jika dirasa kurang cepat, lanjut ke cara kedua.
2. Advance Boot
Cara ini hanya bisa dilakukan pada komputer/ laptop dengan prosesor lebih dari 1 core (misal: dual core, core 2 duo, i3, i5, quad core, dll). Trik ini adalah merubah jumlah core yang digunakan untuk booting. Jika normalnya hanya 1 yang digunakan, maka kali ini Anda akan merubahnya menjadi jumlah maksimal core yang ada. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketikkan “msconfig”. Tekan “Enter”
  • Masuk ke tab “Boot”

  • Klik “Advanced options…”
  • Centang bagian “Number of processors”

  • Klik tanda panah ke bawah, pilih angka yang paling besar.
  • Klik “OK”
  • Klik “OK”
Jika diminta restart, terserah Anda. Ingin segera restart atau restart nanti.
3. Hapus isi folder “Prefecth”
Trik ke-3 untuk mempercepat booting Windows 7 adalah menghapus isi folder prefetch. Cara ini dapat juga dilakukan untuk Windows XP dan Vista.
Setiap Anda menjalankan program, Windows akan mengingatnya dan membuat sebuah file berukuran kecil di folder prefetch. Di lain waktu Anda menjalankan program tersebut, Windows akan lebih cepat me-loadnya. Waktu loading akan menjadi lebih singkat.
Ini sangat bermanfaat. Tapi efeknya proses booting jadi lambat karena Windows akan membaca file-file di dalam folder prefetch tersebut. Oleh karena itu, jika file-file tersebut dihapus, maka proses booting akan menjadi lebih cepat. Sebaliknya, waktu loading program akan menjadi lebih lama seperti pertama kali menginstallnya. Jadi lakukanlah trik ke-3 ini dengan bijak. Saya sendiri hanya menghapus isi folder prefetch 2 minggu sekali.
Cara menghapus isi folder prefetch:
  • Akses Windows Explorer
  • Masuk ke drive C -> Windows -> Prefetch
  • Hapus semua isinya secara permanen (Shift + Del)


Share:

4 komentar :

  1. Mantap artikelnya bang. Mampir ngopi gratis di dedisugesty bang

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. What are the best casinos to play in 2021?
    Which casinos offer slots? — Casino Sites. Best casino ford fusion titanium sites https://jancasino.com/review/merit-casino/ are casinosites.one those that allow players communitykhabar to try 1xbet login a game from anywhere. The most common online slots

    BalasHapus

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Facebook

Ads

Popular Posts