Alamat Jl. Universitas No. 9A Kampus USU, Medan 20155 Tel Komting : +0812 6295 7743 Fax : +62 61 8222129 Email : ilkom@usu.ac.id

Selasa, 28 Februari 2017

CARA MENGKONEKSI DATABASE I



KONEKSI DATABASE I







Share:

Microsoft Visual Studio 2015 Enterprise!!

Versi terbaru dari Microsoft Visual Studio 2015 Enterprise telah hadir sob. Microsoft Visual Studio

Apa itu Microsoft Visual Studio 2015 Enterprise?
merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi console, aplikasi Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio mencakup kompiler, SDK, Integrated Development Environment (IDE), dan dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library). Kompiler yang dimasukkan ke dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual C#, Visual Basic, Visual Basic .NET, Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe.
2015 Enterprise mempunyai GUI yang lebih baik dan performa yang lebih handal dari versi sebelumnya. Microsoft Visual Studio 2015 Enterprise dapat membuat dan mengedit aplikasi lebih mudah dan cepat sehingga meningkatkan produktifitas dalam pembuatan aplikasi. Microsoft Visual Studio 2015 Enterprise sudah mendukung sistem operasi windows terbaru yaitu windows 10. Penasaran sob?

Fitur-fitur Microsoft Visual Studio Premium 2015:
1. Peforma yang handal
2. GUI yang interaktif dan menarik
3. Support sistem 32 bit dan 64 bit
4. Menu yang mudah dan simpel
5. Dan fitur mantap lainnya sob




SUMBER : AD4MSAN
Share:

4 Cara Mempercepat Shutdown Windows 7 dan 10 Anda


Entah apa sebabnya, mungkin Windows 7 Anda membutuhkan waktu shutdown yang cukup lama. Padahal, mungkin saja Anda sedang menggunakan laptop dan butuh shutdown cepat karena harus segera mengemasi laptop. Jika masalah seperti itu yang Anda hadapi, berikut cara mempercepat shutdown Windows 7 Anda.
Perhatian! Tutorial ini membutuhkan tweaking registry. Tweaking registry yang sembrono bisa mengakibatkan Windows Anda tidak berfungsi dengan baik, dan mungkin harus install ulang. Sebelum melakukan tutorial ini sebaiknya lakukan backup registry terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Ini registry, berhati-hatilah.
1. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan service
Saat Anda memerintahkan shutdown, Windows akan mematikan semua service yang sedang berjalan. Namun demikian, ada kalanya sebuah service tidak dapat segera dimatikan. Jika demikian, Windows akan menunggu beberapa saat sebelum mematikan paksa servis tersebut. Nahh… Untuk mempercepat shutdown windows 7 Anda, kurangi saja waktu tunggu tersebut. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

  • Carilah bagian WaitToKillServiceTimeout. Klik kanan, pilih “modify”.
  • Nilai defaultnya adalah 12000 atau 15000 ini artinya 12 atau 15 detik. Ganti saja sesuka Anda. Saya sendiri menggantinya menjadi 2000 (2 detik).
  • Klik “OK”
2. Mengurangi waktu timeout untuk mematikan aplikasi
Pada saat shutdown, Windows juga akan mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Sama seperti service, terkadang ada juga aplikasi yang ‘bandel’ sehingga memaksa Windows untuk menunggu. Untuk mempercepat shutdown Windows 7 Anda, buatlah Windows 7 Anda menjadi ‘tidak sabaran’, kurangi waktu tunggunya. Berikut caranya:
  • Masuk ke registry editor. Tekan tombol Windows + R. Ketik regedit. “Enter”.
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke lokasi berikut
  • HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  • Cari entri dengan nama WaitToKillAppTimeout. Klik kanan, pilih “modify”
  • Nilai defaultnya 20000. Ubahlah menjadi lebih singkat. Saya sendiri mengubahnya jadi 2000.
  • Klik “OK”
Catatan: jika entri WaitToKillAppTimeout tidak ada, buatlah sendiri. Caranya, klik kanan. New -> String Value. Isi dengan 2000 atau terserah Anda.

3. Membuat shortcut shutdown
Biasanya, untuk shutdown Anda harus klik tombol “Start” dan klik “Shutdown”. Untuk mempercepat proses klik klik ini, buat saja shortcut shutdown di desktop. Jadi setiap kali Anda ingin shutdown, double click saja shortcut tersebut. Hanya saja, peringatan saya, jangan sampai Anda salah klik shortcut ini. Bisa-bisa ketika Anda sedang bekerja, tidak sengaja klik shortcut shutdown, komputer Anda langsung shutdown tanpa menyimpan pekerjaan Anda.
Cara membuat shortcut shutdown:
  • Klik kanan di desktop. Pilih “New”. Pilih “Shortcut”.
  • Isi dengan perintah “shutdown.exe -s -t 00 -f”
  • Klik next, finish. Selesai.





4. Windows Boot Perfomance Diagnostic
Untuk melakukan trik ini, Anda harus mengakses group policy. Namun group policy ini tidak ada pada Windows 7 Starter dan Home Edition. (Untuk mengetahui versi Windows Anda, baca artikel ini). Langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketik “gpedit.msc”. Enter
  • Pada kolom sebelah kiri, masuk ke bagian “Computer configuration” -> “Administrative Template” -> “Systems” -> “Troubleshooting and Diagnostic” -> “Windows Boot Performance Diagnostic”
  • Double klik “Configure Scenario Execution Level”. Pilih “Enable”.

  • Pada “Scenario Execution Level”, klik tanda panah ke bawah. Pilih “Detection Troubleshooting and Resolution”.

  • Klik “OK”. Selesai. Jika dirasa kurang cepat, lanjut ke cara kedua.
2. Advance Boot
Cara ini hanya bisa dilakukan pada komputer/ laptop dengan prosesor lebih dari 1 core (misal: dual core, core 2 duo, i3, i5, quad core, dll). Trik ini adalah merubah jumlah core yang digunakan untuk booting. Jika normalnya hanya 1 yang digunakan, maka kali ini Anda akan merubahnya menjadi jumlah maksimal core yang ada. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan tombol Windows + R
  • Ketikkan “msconfig”. Tekan “Enter”
  • Masuk ke tab “Boot”

  • Klik “Advanced options…”
  • Centang bagian “Number of processors”

  • Klik tanda panah ke bawah, pilih angka yang paling besar.
  • Klik “OK”
  • Klik “OK”
Jika diminta restart, terserah Anda. Ingin segera restart atau restart nanti.
3. Hapus isi folder “Prefecth”
Trik ke-3 untuk mempercepat booting Windows 7 adalah menghapus isi folder prefetch. Cara ini dapat juga dilakukan untuk Windows XP dan Vista.
Setiap Anda menjalankan program, Windows akan mengingatnya dan membuat sebuah file berukuran kecil di folder prefetch. Di lain waktu Anda menjalankan program tersebut, Windows akan lebih cepat me-loadnya. Waktu loading akan menjadi lebih singkat.
Ini sangat bermanfaat. Tapi efeknya proses booting jadi lambat karena Windows akan membaca file-file di dalam folder prefetch tersebut. Oleh karena itu, jika file-file tersebut dihapus, maka proses booting akan menjadi lebih cepat. Sebaliknya, waktu loading program akan menjadi lebih lama seperti pertama kali menginstallnya. Jadi lakukanlah trik ke-3 ini dengan bijak. Saya sendiri hanya menghapus isi folder prefetch 2 minggu sekali.
Cara menghapus isi folder prefetch:
  • Akses Windows Explorer
  • Masuk ke drive C -> Windows -> Prefetch
  • Hapus semua isinya secara permanen (Shift + Del)


Share:

PENJELASAN ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER

TEORI


Pengertian dari Arsitektur & Organisasi Komputer yaitu, Arsitektur Komputer mempelajari atribut ‑ atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. contoh: set instruksi, aritmetilka yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/0. Sedangkan Organisasi Komputer mempelajari bagian yang terkait dengan unit‑unit operasional computer dan hubungan antara komponen sistem komputer. contoh: sinyal kontrol, interface, teknologi memori.

Arsitektur & Organisasi Komputer juga memiliki perbedaan yaitu:

Arsitektur Komputer
Adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah Arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll.

Organisasi Komputer
Adalah bagian yang terkait erat dengan unit – unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, dan sinyal – sinyal kontrol.
Arsitektur komputer lebih cenderung pada kajian atribut – atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O.
Dan juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.


Struktur & Fungsi :
-Struktur adalah sistem yang berinteraksi dengan cara tertentu dengan dunia luar.
-Fungsi adalah operasi dari masing-masing komponen yang merupakan bagian dari                struktur.
Fungsi dari komputer adalah :
·                     Fungsi Operasi Pengolahan Data
·                     Fungsi Operasi Penyimpanan Data
·                     Fungsi Operasi Pemindahan Data
·                     Fungsi Operasi Kontrol 

Unit Fungsional Dasar Komputer
Ada 5 unit fungsional dasar dari komputer :
·                     Input
·                     Memori
·                     Arithmetic dan logic
·                     Control
·                     Output

Input diterima dari informasi yang diberikan pengguna melalui alat-alat input, misalnya keyboard dan mouse. Informasi ini lalu disimpan dalam memori komputer untuk penggunaan berikutnya atau proses selanjutnya yang dilakukan oleh arithmetic dan logic (ALU) atau bagian dari prosesor, untuk mendapatkan pengolahan yang diinginkan. Lalu, hasil pengolahan ini dikirim balik ke pengguna dengan alat output, seperti monitor dan speaker. Semua proses di atas dikoordinasi oleh unit kontrol.

Share:

Kelompok Organisasi dan Arsitektur Komputer

Kelompok OAK


- Afni, Ika, Balya, ArieT, Hilda, Fachry
- Saras, Nanda, Dormen, Alben, CR
- Ekal, Rizky, Reza A, Raka, Paulita
- Vellyna, Siti, Shella, Ririn, Maulida
- Pya, Tere, Deli, Salfira, Yunita, Aidilla
- Bobby, Inzie, Khairil, Roy, Farhan
- Sindy, Neny, Rahmad, Danu, Nifhia
- Kiki, Joda, Aqem, Mimi, Nurhaida
Share:

Senin, 27 Februari 2017

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Facebook

Ads

Popular Posts